Surganya Wisata Indonesia

Asal Usul dan Tiket Masuk Waduk Gajah Mungkur

0
Asal Usul dan Tiket Masuk Waduk Gajah Mungkur
2 (40%) 1 vote

Waduk Gajah Mungkur – Wisata di Jawa Tengah dan sekitarnya memang cukup unik, beragam serta menarik untuk dikunjungi oleh para pecinta keindahan alam. Selain Tembi Rumah Budaya Yogyakarta dan Keraton di Solo, objek wisata lain pun banyak dibangun oleh pemerintah. Selama ini kebanyakan orang hanya mengetahui daerah sekitar Jogja dan Semarang saja, padahal Wonogiri juga memiliki tempat menarik untuk dikunjungi. Sebut saja Bukit Cumbri Wonogiri Jateng dan yang paling terkenal dari wisata Wonogiri adalah waduk gajah mungkur.

Keindahan Waduk Gajah Mungkur
Instagram by @shidiq_panji

Waduk yang merupakan tempat penampungan air bersih bagi masyarakat jika dimanfaatkan dengan kreativitas akan menjadi objek wisata yang sangat menarik. Terbukti dengan banyaknya turis yang berminat mengunjungi waduk maupun embung dimanapun itu. Termasuk di wisata Waduk Gajah Mungkur yang berlokasi di Wonogiri ini.

Sejarah Waduk Gajah Mungkur

Wisata Waduk Gajah Mungkur adalah sebuah waduk yang membendung Sungai Bengawan Solo dengan jarak 6 kilometer dari Kota Wonogiri. Perairan ini mulai dibangun pada tahun 1970-an dan bisa digunakan pada tahun 1978 dengan luas kurang lebih 8.800 hektar. Waduk ini berada di tujuh kecamatan dan mampu mengairi 23.600 hektar sawah di daerah Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, dan Sragen. Selain itu air di waduk Gajah Mungkur juga dimanfaatkan sebagai sumber air bersih dan PLTA sebesar 12.4 megawatt.

Pesona Waduk Gajah Mungkur
Instagram by @fazlifauziah

Asal usul Waduk Gajah Mungkur tersebut dikerjakan secara swakelola dengan konsultan dari Nippon Koei Co, Ltd Jepang. Untuk menyelesaikan waduk Gajah Mungkur ini ada 12525 KK dengan jumlah 68750 jiwa ditransmigrasikan ke Sumatera. Yaitu di wilayah Sitiung Sumatra Barat, wilayah Jambi yaitu Jujuhan, Rimbo Bujang, Alai Ilir, dan Pemenang. Propinsi Bengkulu tepatnya di Air Lais, Sebelat, Ketahun, dan Ipuh, serta Propinsi Sumatera Selatan yaitu Panggang dan Baturaja. Kabarnya warga yang menolak direlokasi ditenggelamkan beserta harta bendanya dengan cara mengaliri waduk yang sudah jadi tersebut.

Kunjungi :  Curug Silawe, Wisata Air Terjun Recomended di Magelang

Misteri Waduk Gajah Mungkur

Cerita misteri Waduk Gajah Mungkur Wonogiri yang melegenda dan banyak beredar dari mulut ke mulut adalah sebaagu berikut. Dahulu kala seorang nenek dari Gajah Madep berniat supaya cucunya tersebut sanggup menukar Gajah Mego jadi Pengageng Puri Gajah Mego. Nenek tua beserta Bik Birah yang menguasai ilmu hitam berupaya untuk mencelakakan Gajah Mungkur. Tetapi berkat pertolongan dari Ki Batuaji yang mengutus Burung Hantu, Gajah Mungkur pun berhisal menghindari mara bahaya.

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri
Instagram by @yoga_kartika_sakti

Namun pada akhirnya Bik Birah berhasil dikalahkan oleh Ki Batuaji. Tetapi karena geram dengan Gajah Madep yang telah menewaskan Gajah Mego, ayah kandung dari Gajah Mungkur. Maka Gajah Mungkur pun berkelahi dengan Gajah Madep untuk saling memusnahkan antara satu sama lain. Konon munculnya waduk Gajah Mungkur adalah disebabkan oleh perkelahian dua gajah tersebut. Demikianlah asal usul Waduk Gajah Mungkur yang melegenda di kalangan masyarakat.

Lokasi dan Tiket Waduk Gajah Mungkur

Letak Waduk Gajah Mungkur adalah di Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Meskipun sangat luas, namun yang dijadikan objek wisata hanya di satu tempat saja. Untuk menuju kesana caranya cukup mudah dan telah tersedia kendaraan umum, yaitu angkutan kota jurusan “Proyek”. Jika kebetulan tidak menemukan angkutan tersebut, bisa naik bus jurusan Solo-Pracimantoro dan turun di OW. Gajah Mungkur.

Apabila Anda membawa kendaraan sendiri, rute yang dilalui dari Wonogiri adalah ke arah selatan hingga tampak PLTA Waduk Gajah Mungkur. Dari sana belok ke kanan dan terus mengikuti jalan yang menanjak hingga sampai di objek wisata (OW) Gajah Mungkur.

Harga tiket masuk Waduk Gajah Mungkur adalah sebesar 5.000 rupiah pada hari biasa, dan 10.000 rupiah pada hari Minggu serta libur nasional. Sangat terjangkau sekali apalagi dengan suguhan pemandangan yang luar biasa indah dan mempesona. Biaya parkir yang dikenakan adalah sebesar 2.000 rupiah untuk sepeda motor, dan 5.000 rupiah untuk mobil.

Waduk Gajah Mungkur
Instagram by @andariyogisaputri_

Begitu memasuki objek wisata Waduk Gajah Mungkur, akan ada patung bedol desa untuk memperingati peristiwa saat pembangunan waduk ini. Jika pengunjung ingin berkeliling waduk telah disediakan kapal boat oleh pengelola setempat. Olah raga memancing juga bisa dilakukan di waduk ini, sembari menanti matahari dipeluk oleh kegelapan malam. Dan yang paling menyenangkan adalah menikmati layang gantung atau gantole.

Kunjungi :  Nyantai dan Belajar di Eco Green Park Malang Jawa Timur

Untuk bermain di Waterboom Waduk Gajah Mungkur biaya yang dikenakan adalah 10.000 rupiah untuk hari biasa dan 12.500 ketika tanggal merah. Biaya tersebut memang sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan harga tiket masuk Goa Selarong. Namun hal tersebut merupakan suatu kewajaran mengingat perbedaan fasilitas yang diberikan.

Fasilitas dan keindahan Waduk Gajah Mungkur

Memang jika dilihat ke belakang, wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri semakin lama semakin baik dan ramai. Tentunya perbaikan tersebut harus terus dilakukan mengingat waduk ini merupakan ikon Wonogiri.

Beberapa fasilitas di waterboom yang menjadi salah satu wisata di Wonogiri adalah kolam renang anak dan dewasa yang dilengkapi banyak permainan. Di dalam area waterboom akan terlihat banyak ornamen gajah, hal tersebut menyesuaikan dengan nama waduk itu. Selain itu ada juga rest area, gazebo, ayunan, dan arena bermain anak.

Selain Waterboom Waduk Gajah Mungkur, terdapat juga lapangan yang sangat luas dengan panggung terbuka yang biasa digunakan untuk pertunjukan musik. Di sekitar waduk juga terdapat toko oleh-oleh dengan pilihan beragam untuk diberikan kepada sanak family yang tidak berkesempatan hadir. Warung makan yang menyediakan masakan khas Jawa seperti Bakso dan Nasi Pecel juga banyak berdiri di sekitar waduk.

Jika senja sudah mulai memperlihatkan kehadirannya, suasana waduk Gajah Mungkur menjadi sangat syahdu. Langit keemasan yang dipantulkan oleh air di dalam waduk dengan latar belakang gunung dan pepohonan menambah keasrian. Ditambah lagi kapal-kapal nelayan milik masyarakat yang bergerak perlahan di atas waduk. Pesona yang tiada duanya dan akan terus membekas dalam ingatan.

Sunset di Waduk Gajah Mungkur
Instagram by @ yogaajipamungkas

Ketika musim kemarau, debit air di wisata Waduk Gajah Mungkur menjadi berkurang dan dasar waduk pun terlihat. Dasar waduk yang terletak di pinggir biasanya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menanam tanaman semusim, seperti jagung. Waduk ini dicanangkan berumur sekitar 100 tahun, akan tetapi sedimentasi yang terjadi menyebabkan kemungkinan umur waduk ini lebih cepat. Perum Jasa Tirta Bengawan Solo yang bertugas dan bertanggung jawab terhadap perawatan waduk mengaku kewalahan. Yang menjadi penyebab sedimentasi waduk sangat tinggi adalah kerusakan daerah aliran sungai atau biasa dikenal dengan DAS.

Kunjungi :  18 Tempat Wisata di Serang Banten yang Cocok Untuk Family Trip

Gambar Waduk Gajah Mungkur

Gajah Mungkur dari ketinggian

Objek wisata (OW) Gajah Mungkur

Kapal-kapal di Waduk Gajah Mungkur

Waterboom Gajah Mungkur

Wisata di Wonogiri ternyata tidak kalah menghibur meskipun daerah ini belum banyak dikunjungi seperti Yogyakarta. Maka tidak ada salahnya terus memajukan pariwisata di Indonesia agar pembangunan semakin merata dan mensejahterakan rakyat. Jangan lupa untuk tetap mejaga kelestarian dan keasrian alam kita jika berkunjung dan berwisata kemanapun itu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */