Kunjungi Tempat Selfie Terkeren di Umbul Manten Klaten

0

Umbul Manten Klaten – Mencari wisata baru menjadi hobi anak muda untuk mendapatkan hasil foto yang nantinya akan hits di media sosial. Bahkan dengan begitu menjadikan tempat yang tadinya tidak terjamah menjadi pilihan wisata. Seperti halnya akhir-akhir ini, banyak pengunjung yang ingin datang dan sekedar berfoto di Umbul Manten. Tidak asing lagi bukan dengan kata umbul? Berbeda dengan Umbul Ponggok yang mungkin sudah dikenal terlebih dahulu. Wisata Umbul Manten Klaten Jawa Tengah menjadi pilihan bagi yang ingin merasakan sensasi air sebening kaca.

Legenda, Rute, Tiket Masuk dan Lokasi Umbul Manten Klaten

Legenda, Rute, Tiket Masuk dan Lokasi Umbul Manten Klaten
Instagram by @umbulmanten

Umbul Manten alamat berada di Dusun Janti, Desa Janti, Pulanharjo, Klaten ini memiliki air yang sangat jernih dan tentunya keberadaannya masih sangat alami karena tidak diubah sama sekali masih seperti sedia kala. Karena berada di Desa Janti, jadi dapat dikatakan bahwa sebutan untuk alamat Umbul Manten sama dengan Lokasi Umbul Manten Janti Klaten. Umbul Manten hanyalah sebuah kolam kecil dengan kedalaman yang pendek tetapi memiliki kejernihan air layaknya kaca. Bagi yang tidak percaya bisa langsung datang berkunjung untuk membuktikannya. Dengan kedalaman Umbul Manten Jawa Tengah adalah 1,5 meter cukup membuat pengunjung puas didalamnya. Kolamnya sendiri berukuran panjang 70 meter dengan lebar 40 meter. Umbul Manten kedalaman 1,5 meter bisa digunakan sebagai lokasi foto underwater dan menjadi favorit para pengunjung.

Bahkan dari kejernihan itu, pengunjung dapat melihat bebatuan yang ada alam yang ada didasar laut dari atas air. Sangat mengagumkan bukan? Disini tidak banyak ikan yang akan ditemui karena memang berupa pemandian alami warga desa dulunya, bukan layaknya wisata yang ditawarkan dengan fasilitas lengkap termasuk keberadaan ikan. Meskipun warga mulai menyadari potensi wisata Umbul Manten, tapi warga belum mengelola tempat ini dengan baik, hanya sedikit sentuhan yang ditawarkan. Tetapi disisi Umbul Manten sudah ada beberapa warung yang berdiri dan menyediakan jajanan.

Kunjungi :  Goa Jatijajar Kebumen, Surga Dari Perut Bumi yang Indah

Suasananya yang dapat dirasakan disini sangat damai dan tenang, dikelilingi pohon yang besar dan sangat tinggi menjadikan tempat ini menjadi sangat rindang dan udara segar selalu tersedia dengan baik. Akar dari pohon ini sangat besar menaungi dasar kolam, saat menyelam rasanya pengunjung dihadapkan di suasana pedalaman Kalimantan. Bagi yang tidak tahu spesies tumbuhan akan menyangka bahwa pohon ini adalah pohon beringin, padahal ini adalah pohon Ipik.

Air yang tersaji memiliki kesegaran yang sangat khas, layaknya kesegaran itu setara dengan saat kita merasa sangat haus dan akhirnya menemukan air es dan mulai meminumnya. Seperti itulah kesegaran yang akan pengunjung rasakan kira-kira. Bagi yang ingin melepas penat, wisata ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Air yang ada di Umbul Manten berasal dari Umbul Peteng dan Umbul Pelem. Air yang ada terus mengalir dari dasar kolam sehingga kejernihan tetap terjaga. Dan jika ada yang ingin mendapatkan foto Umbul Manten, akan lebih baik menggunakan kamera underwater, karena gambar Umbul Manten yang dihasilkan pasti jauh lebih baik dan indah tentunya.

Umbul Manten sendiri mulai terkenal sekitar tahun 2005 lalu, dan kebanyakan pengunjung akan datang saat akhir pekan atau waktu libur tiba. Biasanya juga menjadi tempat untuk melakukan padusan sebelum bulan Ramadhan tiba. Tapi sayang sekali, dengan banyaknya pengunjung yang datang juga membuat banyak sampah dilokasi Umbul Manten. Lebih tepatnya di ujung kolam Umbul Manten.

Legenda dan Mitos Umbul Manten Jogja

Legenda dan Mitos Umbul Manten Jogja
Instagram by @umbulmanten

Cerita ini sudah ada sejak jaman dahulu dan menjadi asal mula terbentuknya Umbul Manten Klaten. Berawal dari sepasang suami istri yang baru menikah dan belum mencapai 40 hari. Mereka dilarang untuk bepergian keluar rumah oleh orang tuanya sebelum 40 hari pernikahan. Dengan alasan mengikuti adat kejawen yang ada.

Tapi pasangan itu merasa bosan hingga akhirnya tak mengindahkan larangan orang tuanya dan memutuskan pergi menjelang maghrib tiba. Sang suami berjalan mendahului istri, dan sesampainya di kolam yang kini jadi Umbul Manten sang suami berbalik badan ke arah istrinya, anehnya tidak ada istrinya dibelakangnya. Begitupun sang istri, tidak bisa melihat suaminya yang ada didepannya. Mereka tidak ada dalam pandangan masing-masing, seakan lenyap begitu saja.

Kunjungi :  Fasilitas Lengkap dan Jalan Menuju Pantai Teluk Biru di Banyuwangi

Hingga saat ini tidak ada yang mengetahui keberadaan dari pasangan itu dan itu menjadi mitos yang sudah beredar sejak dahulu. Dari situlah nama Umbul Manten muncul. Umbul yang berarti mata air dan manten berarti pengantin, jika disatukan menjadi sumber mata air pengantin. Begitulah kiranya Umbul Manten mitos dengan segala keyakinan yang kita miliki, harusnya kita bijak dalam mengolah sesuatu.

Rute Umbul Manten

Rute Umbul Manten
Instagram by @umbulmanten

Akses menuju lokasi sangat mudah, melalui jalan Solo-Jogja. Sebelum memasuki pertigaan Pakis di Delanggu akan ada petunjuk arah ke pemancingan ikan di Janti, ikuti arah tersebut. Sampai menemukan pertigaan ambil arah yang berlawanan dengan arah pemancingan, atau bisa langsung lurus, secara perlahan akan menemukan lokasi di kiri jalan. Atau bisa bertanya ke warga sekitar. Jika pengunjung dari Solo memerlukan waktu 60 menit.

Tiket Masuk Umbul Manten 2017 dan Fasilitas

Tiket Masuk Umbul Manten 2017 dan Fasilitas
Instagram by @umbulmanten

Untuk menikmati kesegaran yang ada, perlu membayar Rp. 3.000,00 untuk satu orang dengan biaya parkir Rp. 2.000,00 saja. Meskipun masih baru, disini terdapat fasilitas area parkir, kamar ganti, warung makan, mushola yang berjarak 20 m dari lokasi, bisa tanya ke warga jika ingin kesana. Keberadaan bebatuan dan ikan didalam kolam bisa dijadikan sebagai lokasi yang bagus untuk melakukan sesi fotografi.

Tips di Umbul Manten

Tips di Umbul Manten
Instagram by @umbulmanten

Karena pengelolaannya yang belum maksimal, Umbul Manten di Klaten ini memiliki sedikit tips yang mungkin cukup membantu. Hendaklah pengunjung membawa sarung sendiri untuk berganti pakaian karena kamar ganti yang ada masih sangat sederhana. Tidak boleh makan dan minum di lokasi jadi hendaklah di lokasi yang tidak jauh dari kolam. Datanglah saat hari kerja jika ingin mendapatkan suasana sepi. Bisa bawa hammock yang nantinya bisa dipasang di antara pepohonan yang ada di sekitar lokasi. Bawa bekal minuman, karena untuk mencapai lokasi dari tempat parkir, pengunjung harus melakukan trekking terlebih dahulu beberapa menit saja untuk jaraknya hanya 300 m melewati sawah dan pinggir sungai yang kecil. Pakailah sandal atau sepatu yang nyaman karena kadang jalanan licin. Bawalah alat renang sendiri.

Kunjungi :  Seribu Satu Keindahan Wisata Alam Curug Sewu Kendal

Wisata Klaten Baru Lainnya

Wisata Klaten Baru Lainnya
Instagram by @umbulmanten

Hampir sama dengan Umbul Manten, tetapi lebih terkenal dan keberadaannya memang sudah dikelola dengan baik. Umbul Ponggok, mata air yang memiliki air yang jernih, yang digunakan untuk pemandian sekaligus untuk snorkeling. Bukan hanya itu, disini juga dijadikan tempat foto prewedding beberapa pengunjung. Disini memang disediakan fasilitas untuk foto underwater dengan banyak property, mulai dari sepeda, kursi taman, pot berisi bunga dan lain sebagainya. Lokasi berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Selain itu, ada mata air yang menjadi andalan masih ada peninggalan sejarah yang bisa menjadi pilihan lain saat datang ke Klaten. Yaitu Candi Sewu dan Candi Plaosan. Kedua candi ini berhubungan karena dibangun oleh satu generasi dengan latar belakang pernikahan beda agama yang dilakukan untuk menyatukan agama Hindu dan Budha pada saat itu. Dari hal tersebut, candi yang ada memiliki arsitektur Budha dengan sentuhan Hindu, hal itu sangat terasa di Candi Plaosan.

Sedangkan di Candi Sewu pengunjung akan melihat candi Budha yang berdampingan dengan candi Hindu. Perpaduan yang sangat apik. Semuanya mengisahkan tentang kehidupan masa lalu dibuktikan dengan relief yang tersaji didalam patung. Lokasi Candi Sewu di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten. Sedangkan Candi Plaosan di Dukuh Plaosan, Bugisan, Prambanan, Klaten. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dan masih dalam satu desa menjadikan kedua candi ini bisa dinikmati dalam satu kali perjalanan. Selamat berlibur.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */