Wisata Inap di Tembi Rumah Budaya Bantul Jogja

0

Hotel dan Kolam Renang Tembi Rumah Budaya Bantul

Kolam Renang Tembi
Instagram by @dwisetia95

Tembi Rumah Budaya Bantul – Provinsi Yogyakarta memang sangat terkenal dengan adat budaya tradisional dan tempat wisatanya. Penduduknya pun murah senyum dan ramah tamah, wajar saja jika daerah Yogyakarta menjadi incaran mengisi liburan keluarga dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Selain wisata alam, provinsi Yogyakarta juga banyak mempunyai tempat-tempat museum bersejarah, ada universitas ternama Indonesia di Jogja, mungkin karena memang daerah ini sering dijuluki dengan nama kota pendidikan. Kembali membicarakan tentang wisata, obyek wisata bantul juga menyediakan banyak lokasi indah dan menawan. Selain kecantikan pantai parangtritis, Rumah Budaya Tembi Bantul juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung lokal, maupun turis mancanegara.

Pasalnya, Rumah Tembi Budaya ini menyajikan koleksi peninggalan sejarah budaya, dan mengusung tinggi kebudayaan adat tradisional yang menarik untuk dikunjungi. Terdapat juga penginapan serta kolam renang yang cocok jika anda berkunjung bersama keluarga. Tentu sudah lazim bagi tempat wisata bersejarah, dibalik kenyamanan dan indah dikunjungi, pasti mempunyai cerita didalamnya. Bantul memang terdapat banyak sekali wisata alamnya, selain Goa Selarong dengan cerita mistis dan sejarah Pangeran Diponegoro, di rumah tambi budaya ini juga berkaitan dengan sejarah keraton Yogyakarta.

Sejarah dan Lokasi Tembi Rumah Budaya

Kolam Renang Tembi Jogja
Instagram by @rudicayo

Kurang lebih seperti ini Sejarah Tembi Rumah Budaya di Yogyakarta, Dahulu kala Desa Tembi ini adalah daerah yang digunakan untuk tempat para abdi dalem keraton dan kerabatnya menyusui anak-anaknya. Dari situ lah terbentuknya nama tembi di desa ini. Dulunya rumah tembi ini dijadikan pusat produksi budaya yang diberi nama Lembaga Studi Jawa (LSJ) yang berdiri pada tahun 1995. Lembaga non-profit ini mempunyai visi dan misi untuk mempublikasikan dan memperkenalkan kebudayaan Jawa meliputi adat istiadat, literatur, dan kesenian kepada khalayak umum.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2000 nama Lembaga Studi Jawa berubah menjadi RBT ( Rumah Budaya Tembi ). Mengingat terjadinya gempa yang berkekuatan 5,9 SR pada tahun 2006, daerah Bantul Yogyakarta pun mengalami kerusakan cukup parah, akibatnya juga berimbas pada Rumah Tembi ini. Setelah sekian lama perbaikan tempat, pada tahun 2007 Rumah Tembi ini diresmikan oleh Raja Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pada akhirnya desa di sekitar menjadi kawasan kampung kerajinan Gabusan Manding Tembi (GMT).

Kunjungi :  View Cantik Pantai Soge Pacitan Jawa Timur

Secara garis besar, Tembi Rumah Budaya dibagi menjadi dua sisi yang berbeda, yaitu sisi barat dan sisi timur. Sisi barat merupakan kompleks budaya yang meliputi koleksi-koleksi bersejarah, sedangkan sisi timur merupakan tempat penginapan dan juga terdapat kolam renang yang berwarna kebiruan yang segar. Lahan keseluruhan tempat ini mempunyai luas 3.500 meter persegi dengan tempat dominan museum kebudayaan jawa.

Hebatnya rumah budaya ini yaitu tidak dibiayai oleh lembaga manapun, dan bersifat nirlaba untuk semua kegiatan yang berada disini. Lantas dari mana ? biaya pemugaran ini berasal dari fasilitas lainnya, seperti kolam renang, restoran, penginapan, museum, perpusatakaan dan bale rupa. Dan untuk sumber dana berasal dari para kolektor yang menitipkan koleksi mereka di tempat ini.

Tidak ada kata lelah untuk belajar, dan belajar tidak selalu duduk dibangku yang mempunyai sudut empat dinding, dimanapun kita berada akan menjadi pelajaran berharga dalam hidup jika menyadarinya. Contohnya di museum Tembi ini, yang mempunyai banyak sekali koleksi peralatan tradisional jawa, mulai dari senjata, sampai alat dapur pun ada di museum ini.

Jika anda berkunjung di museum rumah budaya tembi bantul, Anda akan melihat senjata peninggalan bersejarah berupa keris, pedang yang berjumlah 68 buah, dan tombak berjumlah 167 buah, yang dulunya digunakan berperang melawan penjajah. Tidak hanya senjata, alat bertani pun bisa anda lihat seperti bajak, yang biasa digunakan para petani meratakan tanah sebelum dicocok tanaman. Serta peralatan seni gamelan dan seni batik yang asli dari kekayaan budaya Indonesia.

Foto-foto menggambarkan zaman dulu terpampang di dinding dengan rapi, poster kuno yang tertempel, serta wayang kulit peninggalan sejarah pun dipamerkan disana. Dengan kekayaan budaya dan bahasa, Anda pun juga bisa membuktikannya di perpustakaan museum ini, tersimpan sekitar 5.000 naskah, di antaranya adalah buku-buku kuno yang ditulis dengan huruf Jawa, seperti Babad Tanah Jawi dan Babad Sundayana.

Kunjungi :  Tempat Wisata Bersejarah Museum Sangiran Sragen yang Sangan Fenomenal

Pertunjukan tarian nasional di Tembi Rumah Budaya Yogyakarta ini diadakan satu kali setiap bulannya secara rutin. Selain itu diadakan juga pertunjukan wayang di pendopo agung atau bale karya amphitheater notoprajan. Juga ditampilkan pameran senirupa, baca puisi, workshop, musik, diskusi dan seminar di bale rupa. Di tanah jawa, memang mayoritas penduduknya dulu hingga kini adalah petani, pengrajin batik, maka janga heran jika budaya membajak sawah dengan sapi, bermain gamelan, dan cara membatik akan diperkenalkan untuk pengunjung.

Hotel dan Kolam Renang Rumah Tembi Budaya

Tempat Wisata Hotel Kolam Renang Tembi
Instagram by @apriianda

Setelah menggagas tentang tempat ini pada bagian barat yang berisi penuh dengan koleksi budaya, kini saatnya membahas sisi sebelah timur yang terdapat penginapan dan kolam renang. Memang obyek wisata yang kental dengan nilai budayanya ini menyediakan banyak fasilitas untuk di nikmati pengunjung. Salah satunya terdapat Kolam Renang Tembi Rumah Budaya Resort, kolam renang berwarna segar kebiru-biruan dan berdekatan dengan hijaunya hamparan sawah yang luas.

Kolam renang tersebut buka sejak pukul delapan pagi hingga enam sore dengan total dua kolam dan tiga tingkat kedalaman. Di sana juga tersedia satu kamar mandi dengan ornamen batu serta 8 meja untuk meletakkan barang-brang bawaan. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin bermain air sembari menikmati suasana khas pedesaan yang bernuansa tradisional. Tembi rumah budaya menawarkan tempat bersantai yang dilengkapi dengan ajaran kebudayaan Jawa.

Di kompleks Desa Tembi juga terdapat penginapan atau hotel Rumah Tembi Budaya, sehingga pengunjung tidak susah mencari rumah inap, dan bisa bermalam di sana. Terdapat sembilan bungalow bercorak limasan di tembi rumah budaya tersebut, yang tentu saja sangat bersih dan asrtistik. Tempat tidur yang disediakan bertiang empat dilengkapi dengan kelambu dan juga terdapat ruang tamu. Kamar mandi pribadinya dilengkapi dengan fasilitas air panas serta hair dryer.

Kunjungi :  Eksotiknya 17 Tempat Wisata Pulau di Kepulauan Seribu

Untuk masuk ke museum tidak di kenakan biaya. Namun, jika anda merasa gerah karena sudah berkeliling sambil belajar sejarah di museum, anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp.27.000,- per orangnya untuk bisa berenang disini. Ada dua paket untuk menikmati wisata ini ya, yang paket pertama dengan membayar dengan biaya tersebut, anda bisa menikmati berenang dengan sepuasnya. Paket kedua, dengan membayar biaya Rp.36.000,- per orangnya selain bisa berenang sepuasnya, Anda disediakan makanan seperti bakmi, ataupun nasi goreng.

Dan untuk biaya menginap di wilayah Tembi Rumah Budaya Resort pun beragam, pengunjung dikenakan biaya Rp. 425.000,00 s/d Rp. 999.000,00 per malam. Tarif tersebut sudah termasuk makan pagi, siang dan malam dengan tambahan camilan di sore hari. Selain itu tersedia pula laundry jika anda malas mencuci sendiri, lalu fasilitas antar jemput ke Malioboro serta free WiFi. Semua fasilitas tersebut dikemas dengan bungkus nuansa budaya tradisional dan alam yang asri sehingga pengunjung benar-benar merasakan keindahan budaya Jawa.

Alamat Tembi Rumah Budaya Jogja

Alamat wisata ini terletak di Jl. Parangtritis Km 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Tepatnya sebelah selatan lampu merah, depan SD Timbulharjo. Jadi tidak ada salahnya anda berkunjung di tempat ini setelah menyusuri indahnya Puncak Becici yang berada di obyek wisata bantul juga. Rute menuju lokasi Tembi Rumah Budaya ini juga bisa dibilang cukup mudah, bisa menumpangi bus atau angkutan umum untuk akses menuju lokasi ini. Tidak seperti wisata Hutan Pinus Mangunan dan wisata Kebun Buah Mangunan imogiri yang bisa dikatakan aksesnya pun sulit dilewati, tanjakan dan jalan berkelok.

Tembi Rumah Budaya Jogja letaknya tidak jauh dari pantai parangtritis, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Jadi jangan khawatir bagi anda yang ingin mencari tempat bermalam, langsung saja kunjungi Hotel Tembi Rumah Budaya Resort untuk menikmati banyak fasilitas disana. Selain belajar sejarah, Anda bisa berenang di area Tembi Rumah Budaya Bantul.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */