Sejarah dan Lokasi Istana Air Taman Sari Jogja

0

Istana Air Taman Sari Jogja – Yogyakarta dengan sejuta pesona yang ditawarkannya tidak akan selesai jika diulas satu per satu. Mulai dari wisata alam, rekreasi yang bersifat edukatif, hiburan modern, hingga situs bersejarah tersedia di sana. Wisata murah di Jogja pun sangat banyak tersedia, sehingga tidak perlu mengkhawatirkan jumlah saldo tabungan jika bermain di kota tersebut.

Pintu Masuk Taman Sari Jogja
Instagram by @arieanaaaa

Istana Air Taman Sari Jogja bisa menjadi pilihan menarik untuk Anda yang ingin piknik murah meriah. Dengan suara gemericik air dan bangunan kuno khas kerajaan menambah kesyahduan tempat wisata ini. Bangunan yang masih berada di komplek keraton ini sering dijadikan destinasi wisatawan lokal maupun mancanegara. Begitu pula wisata Waduk Gajah Mungkur yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya.

Sejarah Taman Sari

Sejarah Taman Sari Yogyakarta adalah pada zaman Sultan Hamengkubuwono I sekitar tahun 1758 kebun ini dibangun, luasnya lebih dari 10 hektar. Kira-kira terdapat 57 bangunan berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, danau buatan, pulau buatan, dan lorong bawah air. Taman dengan sebutan awal “The Fragrant Garden” ini dimanfaatkan pada tahun 1765-1812 lokasinya dari barat daya kompleks kedhaton hingga tenggara kompleks magangan. Namun saat ini bangunan istana air tersebut tinggal yang di barat daya kompleks kedhaton saja.

Kabarnya tempat wisata ini dibangun di bekas keraton lama sebagai tempat istirahat kereta kuda oleh Susuhan Paku Buwono II yang akan ke Imogiri. Proyek ini dipimpin oleh Tumenggung Mangundipuro dengan biaya keseluruhan ditanggung oleh bupati Madiun tersebut. sehingga daerah Madiun bebas pungutan pajak. Kemudian wisata Taman Sari Jogja buka jam 8 pagi itu dulunya mengalami pergantian kepemimpinan dalam pembangunannya oleh Pangeran Notokusumo. Hal tersebut dikarenakan Mangundipuro mengundurkan diri dari kelanjutan proyek tersebut.

Kunjungi :  Rumah Kamera Magelang, Wisata Sensasi "Galeri Seni"
Taman Sari Jogja
Instagram by @anafatkul

Meskipun secara resmi bangunan ini merupakan kebun kerajaan, tetapi beberapa bangunan terlihat mengindikasikan fungsi benteng pertahanan terakhir. Hal tersebut kemungkinan untuk berlindung apabila istana diserang oleh musuh. Demang Tegis merupakan salah satu arsitek kebun kerajaan yang berasal dari portugis.

Istana Air Taman Sari Jogja setidaknya terdiri dari empat bagian. Bagian pertama adalah danau buatan yang letaknya berada di sebelah barat, bagian kedua adalah bangunan di selatan danau yaitu pemandian umbul binangun. Kemudian bagian ketiga merupakan pasarean ledok sari dan kolam garjiwati yang dibangun di selatan pemandian umbul binangun. Dan bagian terakhir berlokasi di timur bagian pertama dan kedua yang meluas sampai tenggara kompleks magangan.

Pada zaman itu, sejarah Taman Sari Yogyakarta dibangun dari empat bagian utama dengan rincian sebagai berikut. Bagian pertama berisi danau buatan bernama segaran dengan pulo kenongo di tengah-tengahnya. Pulo kenongo tersebut didirikan gedung berlantai dua sebagai gedung terbesar dan cukup tinggi. Terdapat juga pulo cemethi di selatan pulo kenongo dan sumur gemantung.

Bagian kedua merupakan bagian yang paling utuh jika dibandingkan dengan yang lainnya, meskipun taman dan kebun sudah tidak tersisa. Bagian ini berisi gedhong gapura hageng yang merupakan pintu gerbang utama taman raja. Lalu ada gedung lopak-lopak atau disebut juga gopok-gopok. Kemudian ada juga umbul pasiraman atau versi lain umbul binangun berupa kolam pemandian. Di bagian kedua ini juga terdapat gedhong sekawan, gedhong gapuro panggung, dan gedhong temanten.

Taman Sari
Instagram by @ria_dorawa

Bagian ketiga dari Istana Air Taman Sari Jogja tidak banyak meninggalkan sisa-sisa peninggalannya. Sehingga sebagian besar deskripsi ini berasal dari rekonstruksi yang terdapat di sana. Dahulu ketika bangunan ini masih digunakan, isi dari bagian ketiga adalah kompleks pasarean dalem ledok sari dan komplek kolam garjitawati.

Kunjungi :  Wisata Murah Air Terjun Coban Talun Malang Jawa Timur

Bagian keempatnya adalah bagian taman sari yang benar-benar sudah hilang tak berbekas, kecuali bekas jembatan gantung dan sisa dermaga. Bagian ini dapat dideskripsikan melalui sketsa serangan pasukan Inggris ke keraton Yogyakarta ketika tahun 1812. Bagian terakhir ini terdiri dari danau buatan dengan bangunan di tengahnya, taman, kanal besar, serta kebun. Danau buatan tersebut berlokasi di tenggara kompleks Magangan hingga timur laut Siti Hinggil Kidul. Saat ini semua tempat-tempat tersebut telah menjadi pemukiman penduduk dengan meninggalkan sedikit sisa-sisa reruntuhan bekas kemegahan kerajaan Yogyakarta.

Lokasi Taman Sari

Alamat Taman Sari Jogja adalah di Jalan Taman, Kraton, Yogyakarta, 55133. Untuk menikmati keindahan situs bersejarah ini ada banyak kendaraan umum terutama dari malioboro. Seperti becak atau andong. Jika dari Taman Sari, jalan menuju Air Terjun Sri Gethuk lumayan jauh dan memakan waktu yang lama.

Lokasi Taman Sari Jogja dari Malioboro hanya sekitar 2 kilometer, dengan rute ke arah selatan menuju keraton atau alun-alun utara Yogyakarta. Kemudian menuju ke jalan yang ada di sebelah barat alun-alun sampai di perempatan pertama dan belok kiri hingga sampai di taman sari. Lokasinya cukup jauh dari Caving Goa Jomblang Yogyakarta. Sebaiknya jika Anda membawa kendaraan pribadi, diparkirkan di timur alun-alun yang memiliki parkiran cukup luas. Lalu Anda bisa melanjutkan sedikit perjalanan dengan menggunakan becak atau berjalan kaki.

Taman Sari Jogja
Instagram by @anafatkul

Jam buka Taman Sari Jogja adalah dari jam delapan pagi hingga jam dua siang. Untuk itu sebaiknya Anda berangkat sepagi mungkin agar puas berkeliling di istana air tersebut. Terlebih lagi tingginya minat pengunjung untuk mendatangi tempat ini membuat kurang leluasa untuk berfoto ketika siang hari. Jangan sampai sudah tiba di sana harus terburu-buru pulang karena lokasi yang sudah harus tutup sehingga tidak sempat berkeliling lebih lama.

Kunjungi :  Jalan Jalan ke Kebun Raya Baturaden Banyumas Jateng

Harga tiket masuk Taman Sari Yogyakarta sangat terjangkau yaitu sebesar 3.000 rupiah untuk wisatawan lokal dan 7.000 rupiah untuk mancanegara. Dan Anda juga bisa menyewa pemandu dengan biaya sebesar 10.000 hingga 20.000 rupiah saja.

Di sekitar Istana Air Taman Sari Jogja tersedia banyak penginapan bagi Anda yang ingin bermalam tak jauh dari kota. Selain itu terdapat lahan parkir yang cukup luas. Rumah makan dan restoran pun banyak berdiri di dekat tempat rekreasi tersebut. Ada juga toko cinderamata dan oleh-oleh yang wajib Anda kunjungi untuk diberikan pada sanak keluarga yang tidak turut serta.

Fasilitas yang disediakan di taman sari memang cukup lengkap dan sangat memanjakan wisatawan. Hal tersebut karena lokasinya yang strategis yaitu di tengah kota, dan tak jauh dari Malioboro. Akses yang mudah dan pemandangan menarik serta edukatif membuat wisata murah Jogja ini menjadi pilihan banyak wisatawan. Baik pengunjung domestik maupun mancanegara akan terlihat memadati lokasi taman sari.

Berkunjung ke Jogja tapi tidak mampir ke keraton memang terasa kurang lengkap. Dan jika sudah di keraton akan terasa lebih menyenangkan jika sekalian menghampiri Istana Air Taman Sari Jogja. Biaya yang terjangkau dengan sejarah yang kental akan menambah khazanah keilmuan kita setelah mampir ke sana.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */