Danau Diatas Bukit Eksotik Embung Nglanggeran Gunung Kidul

0

Lokasi dan Tempat Wisata Embung Nglanggeran Gunung Kidul

Danau Embung Nglanggeran
Instagram by @ahmadfikriadi

Embung Nglanggeran Gunung Kidul – Sudut daerah Yogyakarta bagian selatan memang sangat terkenal bagi penikmat wisata alam. Tentunya daerah Gunung Kidul menjadi incaran destinasi perjalanan yang ramai dibincangkan kalangan remaja maupun orang tua. Tidak melulu tentang keindahan pantai, Gunung Kidul juga menyajikan wisata waduk buatan, yaitu wisata Danau Embung Nglanggeran Gunung Kidul. Ya, mungkin terdengar asing bagi Anda yang belum pernah berkunjung di Jogja bagian selatan ini.

Embung Nglanggeran adalah telaga buatan yang fungsi utamanya adalah untuk perairan. Waduk buatan ini difungsikan untuk mengairi buah di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran. Akan tetapi, Embung ini selain dijadikan sebagai sumber pengairan, juga ini difungsikan sebagai obyek wisata yang dapat pengunjung nikmati. Terdengar aneh mungkin, waduk buatan dijadikan tempat wisata? Jangan salah, di sini pengunjung akan disuguhkan pemandangan keindahan tersendiri.

Tempat dan Rute Menuju Embung Nglanggeran Jogja

Lokasi Embung Nglanggeran Jogja terletak di Dusun Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Gunung Kidul. Embung Nglanggeran ini berjarak hanya 2 Km dari basecamp Gunung Purba Nglanggeran. Jadi, jika Anda baru saja berkunjung menikmati keindahan dari atas gunung api purba, Anda bisa mampir sejenak menikmati pesona Embung ini.

Jangan khawatir untuk datang ke tempat ini, Alamat Embung Nglanggeran Wonosari ini pun mudah untuk dicapai. Karena, Embung Nglanggeran berada di kawasan gunung api purba. Gunung yang menjadi satu-satunya gunung purba di Yogyakarta yang terbentuk oleh pembekuan magma.

Untuk Rute Embung Nglanggeran Gunung Kidul sendiri sangat mudah ditempuh. Jika Anda melaju dari arah jogja, Anda menuju saja ke arah tenggara Ringroad arah Wonosari. Sesampainya di perempatan Jalan Wonosari, Anda terus lurus saja. Setelah Anda tiba di daerah Piyungan, tepatnya di lampu merah ke-3. Nah, pada titik ini, Anda terus saja lurus menuju Bukit Patuk atau yang lebih terkenal dengan Bukit Bintang.

Kunjungi :  Pantai Watu Karung Pacitan yang Cocok untuk Peselancar
Danau Embung Nglanggeran Yogyakarta
Instagram by @ahmadfikriadi

Setelah melewati bukit ini, Anda akan menemukan perempatan tepatnya di atas bukit. Pada perempatan inilah Anda mengambil arah kiri menuju Desa Ngoro-oro. Hati-hati ketika sudah masuk di daerah desa ini, karena jalan yang sempit, namun Anda terus saja mengikuti jalan tersebut sekitar 5 Km hingga Anda mendapati semacam menara relay atau transmisi stasiun TV. Sekitar 200 meter dari lokasi menara-menara itu, Anda lalu akan menemukan sebuah pertigaan tepat pada awal tanjakan depan UPT Puskesmas Patuk.

Di tanjakan ini, Anda ambilah arah ke kanan yaitu arah menuju ke pendopo kalisong. Lalu terus saja ikuti jalan beraspal sampai pertigaan. Anda akan menemukan SDN Nglanggeran. Nah, dari SDN Nglanggeran ambil arah ke kiri Hingga menemukan papan petunjuk menuju Kebun Buah Nglanggeran. Di jalan tikungan dan pertigaan kebun buah tersebut, sampailah Anda di tempat lokasi yang Anda tuju, Danau Embung Nglanggeran Yogyakarta.

Tiket masuk Embung Nglanggeran dan Eksotis Pemandangan

Bukit Embung Nglanggeran
Bukit Nglanggeran by @ugekprayetno

Untuk masuk ke danau embung ini, Anda hanya dikenakan biaya masuk sebesar 3000 rupiah saja. Tiket Masuk Embung Nglanggeran Gunung Api Purba yang hanya Rp.3000 tersebut tergolong sangat murah untuk bisa menikmati keindahan Embung Nglanggeran.

Sejarah adanya Embung Nglanggeran ini berasal dari masyarakat Jawa. Embung itu adalah kata yang digunakan oleh orang Jawa untuk menyebut telaga buatan. Adapun Nglanggeran adalah nama daerah di mana embung ini berada.
Untuk sejarah adanya Bukit Nglanggeran sendiri adalah konon Nglanggeran merupakan tempat untuk menghukum warga desa yang ceroboh merusak wayang. Asal kata “Nglanggeran” adalah nglanggar dalam bahasa Jawa, yang diartikan dalam bahasa Indonesia artinya melanggar.

Pada ratusan tahun yang lalu, penduduk desa sekitar kawasan ini mengundang seorang dalang. Dalang ini diundang untuk mengadakan pesta syukuran hasil panen. Namun warga desa justru ceroboh, mereka mencoba merusak wayang dari sang dalang yang mereka undang. Sang Dalang pun marah dan murka, ia mengutuk warga desa menjadi sosok wayang dan dibuanglah mereka ke Bukit Nglanggeran.

Kunjungi :  Pesona Alami dari Pantai Sundak Gunung Kidul

Disini terdapat beberapa bebatuan besar yang menurut cerita warga sekitar digunakan untuk tempat pertapaan warga. Warga sekitar menerangkan, bahwa berdasarkan kepercayaan warga tersebut, Gunung Nglanggeran ini dijaga ketat oleh yai Ongko Wijoyo dan salah satu tokoh pewayangan terkenal. Jangan khawatir untuk datang ke Embung Nglanggeran disiang hari, karena disini terdapat pepohonan dan tempat berteduh sambil mengobrol asik jika bersama teman atau keluarga.

Embung Nglanggeran diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X . Tepatnya pada bulan Februari 2013. Setelah diresmikan oleh Gubernur DIY tersebut, Embung Nglanggeran seketika menjadi bahan yang menarik seluruh perhatian wisatawan.

Tempat Wisata Embung Nglanggeran
instagram by @baguz_ajik07

Banyak wisatawan yang tertarik beriwisata ke tepat ini karenakan lokasinya yang unik dan pemandangannya yang sangat mempesona. Lokasi embung sendiri dahulunya merupakan sebuah bukit yang kemudian dipotong dan dijadikan telaga buatan.

Untuk mencapai lokasi Embung Nglanggeran ini Anda harus mendaki puluhan anak tangga yang berkelok-kelok. Meskipun lelah, tapi rasa lelah itu akan terbayarkan seketika ketika sampai di puncak. Mata Anda akan disuguhi pemandangan telaga buatan yang benar-benar indah. Anda bisa berselfie ria di tempat ini dengan menggunakan latar belakang embung danaunya yang jernih.

Lain dari pada itu, mata Anda juga akan dihipnotis dengan pemandangan gugusan batu raksasa yang membentuk Gunung Nglanggeran. Di sisi lain Anda juga bisa memandangi lembah menghijau hingga batas mata memandang. Jika Anda lelah mengitari kawasan embung dan berselfie-selfie ria, jangan khawatir. Terdapat banyak gazebo yang bisa Anda gunakan untuk beristirahat. Nah waktu terbaik untuk Anda berwisata ke Embung Nglanggeran adalah saat sore hari.

Terik matahari diwaktu sore begitu indah diiringi pemandangan senja yang menawan. Dianjurkan datang ke wisata pada sore dan pagi hari, karena Embung Nglanggeran malam hari tidak begitu bagus pemandangannya. Datanglah saat sore atau pagi hari agar pemandangan di sekitar embung terlihat jelas dengan indahnya.

Kunjungi :  42 Tempat Wisata di Kebumen yang Belum Banyak Diketahui

Tentu sebagai pengunjung yang budiman, harus senantiasa menjaga kebersihan supaya wisata tetap asri tidak terkotori sampah. Mungkin setelah Anda menikmati sore hari di Embung Nglanggeran, Anda sebaiknya menikmati keindahan malam dan melihat kemerlip lampu seperti ribuan bitang bersinar, yaitu di Bukit Bintang.

Karena memang tempat wisata gunung kidul banyak sekali destinasi wisata alamnya, terlebih pada keindahan pantainya. Anda bisa menikmati kecantikan Pantai Sundak yang masih terletak di Gunung Kidul. Atau bahkan Anda ingin menikmati curug dan berenang di sungai, tidak ada salahnya mencoba berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk, di Air Terjun ini Anda bisa menikmati keindahan panorama alam dan menyusuri dengan kapal yang disewakan oleh pengelola setempat.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */