Surganya Wisata Indonesia

30 Minuman, Kuliner dan Makanan Khas Kudus Jawa Tengah Terpopuler

0

Setiap daerah pasti memiliki makanan khas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Kudus yang mendapat julukan Kota Kretek juga mempunyai banyak sekali sajian makanan khas yang tersebar luas di sepanjang kota, mulai dari makanan ringan sampai dengan makanan berat yang mengenyangkan. Jika anda berkesempatan mengunjungi Kota Kretek ini, jangan lupa untuk mencicipi beberapa jenis makanan khas Kudus yang unik dan jarang dijumpai di daerah lainnya. Tidak usah banyak berpikir bagaimana cara membuat makanan khas Kudus tersebut, karena yang perlu anda lakukan hanyalah langsung mencomot dan mencicipinya. Nah, berikut ini tempatwisataindonesia.id sajikan beberapa makanan khas Kudus yang menunggu untuk dicoba. Mari disimak!

Soto Kudus

Soto_Kudus
Instagram by @santhiserad_food

Makanan khas Kudus Jawa Tengah ini tersaji dalam mangkok kecil yang terdiri dari nasi putih, tauge, irisan seledri, daging ayam, disertai dengan kuah bening dan tiadk lupa taburan bawang goreng. Soto kudus memiliki cita rasa yang khas dan dirasakan lebih ringan bumbunya dibandingkan dengan varian soto khas Jawa Timuran, selain itu soto kudus juga lebih segar ketika disantap karena tidak menggunakan santan.

Soto Kerbau

soto_kerbau
Instagram by @anan_dita

Daging kerbau banyak dijadikan olahan dalam masakan oleh warga Kudus sebagai bentuk penghormatan kepada agama Hindu yang dibawa oleh Sunan Kudus dan menggantikan daging sapi. Begitu juga dengan soto kerbau ini, jika biasanya anda menemukan soto berisikan daging sapi, di Kudus anda akan menemukan soto berisikan daging kerbau. Salah satu tempat yang terkenal enak menyajikan soto kerbau ini adalah warung soto kerbau Bu Jatmi atau Bu Dibyo.

Sate Kerbau

sate_kerbau_kudus
Instagram by @hartono_thong

Belum dibilang berkunjung ke Kudus jika anda tidak mencoba sate kerbau. Tekstur dagingnya empuk mirip dengan dendeng sapi dan rasanya sangat lezat. Sate kerbau banyak dijual di sekitar Jalan Gang I, Jalan Gang III, maupun Jalan Pemuda, Kota Kudus. Penjual sate kerbau yang paling legendaris di Kudus adalah sate kudu Pak Min yang berjualan dari pukul setengah 8 sampe 10 pagi.

Lentog Tanjung

lentog_tanjung
Instagram by @stevi_charolina

Makanan khas Kudus lentog merupakan campuran dari lontong dengan sayur lodeh. Sebagai pelengkap biasanya ditambah dengan sate telur puyuh khas Kudus berbumbu khusus. Lentog banyak dijajakan oleh pedagang kaki lima yang mudah anda temui di seantero Kudus. Satu porsi lentog dijual dengan harga 2.500 rupiah saja, agar lebih enak jangan lupa tambahkan telur puyuh dan juga bakwan yang diharga 1.500 rupiah saja. Lentog tanjung sangat pas dijadikan menu sarapan karena harganya murah namun tetap mengenyangkan.

Nasi Pindang Kerbau

nasi_pindang_kerbau
Instagram by @isabelleossy

Makanan khas nasi pindang kerbau ini berasal dari lereng Gunung Muria tepatnya dari daerah Desa Colo. Nasi pindang berisikan nasi dengan irisan daging dan daun melinjo yang disiram dengan kuah santan. Sama seperti soto khas Kudus, daging yang dipakai adalah daging kerbau. Nasi pindang sekilas mirip dengan nasi rawon hanya saja kuahnya dicampur dengan keluak dan daun melino sehingga menjadikan makanan ini sajian kuliner yang istimewa.

Garang Asem

garang_asem
Instagram by @nuriyah_yahya

Makanan khas Kudus yang satu ini dapat anda dapatkan di Rumah Makan Sari Rasa. Garang asem adalah sejenis lauk yang dimasak dengan dibungkus daun pisang untuk kemudian dikukus atau digarang. Jenis lauk yang diolah pun bisa bermacam macam, diantaranya ayam, jeroan, ikan, jamur ataupun tahu. Sama dengan namanya, cita rasa masakan ini dominan asam karena diberi irisan tomat hijau.

Jenang Kudus

jenang_kudus
Instagram by @opusaddict

Makanan khas Kudus Jenang merupakan olahan makanan ringan yang mirip dengan dodol garut. Jenang kudus merupakan oleh oleh khas dari Kudus yang biasanya dijual dalam potongan potongan kecil kemudian dibungkus dengan alumunium foil. Kemasan jenang kudus sangat mudah dibawa karena dimasukkan dalam kardus kardus kecil. Wisatawan yang berkunjung ke Kudus pasti akan memprioritaskan jenang kudus ini sebagai oleh oleh yang harus dibeli terlebih dulu.

Kunjungi :  22 Makanan Khas Cianjur Menarik, Populer dan Paling Dicari Wisatawan

Keciput

keciput
Instagram by @kheyla_kitchen691

Makanan ringan khas Kudus ini memiliki tampilan yang mirip dengan onde onde, namun tesktur dan bentuknya lebih mungil serta rasanya lebih renyah. Keciput biasanya hanya disajikan saat hari lebaran tiba, maka dari itu jika perayaan lebaran sudah selesai, anda akan kesusahan menemukan makanan ringan ini.

Jangklong

jangklong
Instagram by @bukitfarm

Jangklong adalah makanan khas di Kudus yang dapat anda temukan di Lereng Gunung Muria. Jangklong sebenarnya merupakan sejenis umbi gunung yang kaya akan vitamin B dan berkhasiat mengurangi risiko kanker, jantung, bahkan stroke. Bahkan jangklong baik dikonsumsi oleh anda yang sedang menjalankan program diet. Jangklong dapat diolah menjadi berbagai macam jenis olahan umbi agar menambah nilai jual jangklong, misalnya dengan dibuat steak atau dicampur dengan tepung kemudian digoreng.

Intip Ketan

intip_ketan
Instagram by @dedeupii

Intip ketan adalah makanan yang dibuat dari ketan yang telah digiling hingga galus kemudian dicampur dengan parutan kelapa untuk kemudian dimasak di atas wajan yang terbuat dari tanah liat serta tidak lupa diberi taburan gula putih di atasnya. Harga satu porsi intip ketan sangatlah murah, hanya dua ribu rupiah saja nikmat dimakan bersama es teh di sore hari. Sayangnya, makanan ringan yang murah dan enak ini sudah tidak banyak dijual oleh orang orang Kudus karena banyak dari mereka yang mulai beralih menjual makanan kekinian. Namun, saat tradisi Dandangan digelar, anda dapat dengan mudah menemui pedagang intip ketan bersama dengan menjamurnya pedagang kerak telor.

Ceriping Pisang

ceriping_pisang
Instagram by @wen_saja

Olahan pisang yang satu ini diolah dengan cara yang unik dan berbeda dari kebanyakan masyarakat di daerah lainnya. Cara membuat ceriping pisang ini cukup mudah untuk diikuti dan cepat untuk dipraktikkan. Bagi anda yang penasaran ingin membuat sendiri ceriping pisang ini, dapat mencari resepnya di internet. Asal alat dan bahannya sudah tersedia pasti anda dapat mengolahnya menjadi sajian ceriping pisang yang menggugah selera.

Madu Mongso

madu_mongso_kudus
Instagram by @zidan0415

Makanan khas Kudus berikutnya adalah madu mongso yang mempunyai warna kecoklatan dan teksturnya legit. Madu mongso Kudus ada yang dibungkus menggunakan kertas warna warni, namun ada juga yang dibungkus dengan kertas putih. Madu mongso tidak hanya disajikan saat lebaran saja di Kudus, karena madu mongso ini sekarang sudah banyak di produksi oleh industri rumahan yang tersebar di seantero kota Kudus. Bahkan ada juga yang menjual madu mongso ini dengan menggunakan gerobak secara berkeliling. Jika anda tidak mau kesusahan, anda dapat menemukan madu mongso ini di toko oleh oleh yang ada di sekitar Kota Kudus.

Geplak Sari

geplak_sari
Instagram by @imron_hanafi

Geplak sari mempunyai warna putih dan rasanya dominan manis. Makanan ringan yang keberadaannya sudah jarang ditemui ini memang sudah jarang dibuat oleh masyarakat Kudus. Entah karena proses pembuatannya yang susah atau bahan bakunya yang sudah susah didapat. Makanan ini sering disajikan juga saat momen lebaran tiba. Nah, geplak sari ternyata masih dilestarikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog.

Rengginang

rengginang
by Instagram @snackcemilan5213

Saudara kerupuk ini juga menjadi sajian khas yang wajib ada saat anda berlebaran di Kota Kretek ini. Rengginang sampai sekarang masih eksis dan menjadi favorit para pecinta kuliner makanan ringan. Rengginang yang dijual di Kudus ada yang berbentuk bulat pipih, namun ada juga yang dibuat bulat sebesar tutup gelas. Rengginang Kudus banyak dibuat oleh industri industri rumah tangga, sehingga anda tidak akan kesulitan jika akan membelinya.

Tape Ketan

tape_ketan_kudus
Instagram by @siska_rushita

Tape ketan adalah makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang, sesuai namanya dibuat dari beras ketan dan singkong. Tape ketan bukan sajian makanan yang baru, melainkan makanan legendaris yang sudah ada sejak jaman nenek moyang. Tape ketan senantiasa hadir melengkapi acara acara tertentu yang digelar di Kota Kudus. Salah satu daerah yang warganya banyak membuat tape katan adalah Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Tape katan merupakan makanan wajib yang harus disuguhkan kepada tamu saat ada acara hajatan di Kota Kudus Selatan.

Kunjungi :  36 List Makanan Khas Daerah Lombok Nusa Tenggara Barat

Soto Kaki Kambing Gang Tiga

soto_kaki_kambing
Instagram by @novahazael

Soto kaki kambing adalah salah satu menu favorit dari Kota Kudus. Soto kaki kambing yang legendaris berada di gang tiga dan konon katanya pernah masuk Koran Suara Merdeka padahal warung makannya sangat sederhana dan harus memasuki jalan yang berliku liku. Soto kaki kambing biasa disajikan bersama dengan susu kedelai. Jika anda telat sedikit saja, maka anda akan kehabisan menu soto kaki kambing yang dijual di warung yang berada di gang tiga ini.

Nasi Opor Sunggingan

nasi_opor_sunggingan
Instagram by @roy__liem

Makanan khas Kota Kudus yang satu ini dapat anda temui di Jalan Niti Semito Nomor 9, Kudus. Nasi opor yang menjadi andalan di rumah makan ini dibanderol dengan harga 7 ribu rupiah saja lengkap dengan suwiran ayam dan juga potongan tahu kecil. Keunikan dari nasi opor ini adalah sendoknya yang digunakan untuk menyantap dibuat dari daun pisang yang dilipat. Untuk rasanya, jangan ditanya lagi deh, sudah pasti enak dan lezat.

Nasi Ayam Mentog Kasmini

nasi_ayam_kasmini
Instagram by @fennywijanarko

Seperti namanya, satu porsi makanan ini berisi nasi putih dan campuran masakan berbahan dasar daging ayam yang dimasak dengan bumbu khas Kudus. Selain itu ada berbagai macam menu yang disajikan seperti tahu telur, ayam goreng, bahkan juga pempek. Ukuran daging yang dihidangkan cukup besar itu lah yang menjadi keunikan nasi ayam mentog, Kasmini ini. Jika anda kesulitan mencari rumah makan yang menyajikan menu ini, tanya saja pada orang Kudus dimana tempat kasmini Pasar Kliwon, pasti anda akan langsung diberi petunjuk arah.

Ayam Gongso

ayam_gongso
Instagram by @chocoreds

Ayam gongso merupakan ayam yang dimasak dengan campuran bumbu kecap dan cabai. Rasanya sudah tentu manis dan gurih serta sedikit pedas, sangat menggugah selera. Ayam gongso selain disajikan dengan nasi putih hangat, bisa juga disajikan bersama dengan nasi goreng. Ayam gongso dapat anda dapatkan di Warung Makan Sadam, Kudus.

Kacang Bawang Sumber Gelis

kacang_sumber_gelis
Instagram by @pendhina.as

Seperti namanya, kacang bawang sumber gelis merupakan sajian oleh oleh yang dibuat dari kacang yang dibumbui dengan bumbu bawang. Sedangkan sumber gelis merupakan merk dari oleh oleh khas Kudus ini. Kacang bawang ini dikemas dalam plastik modern dan mudah dibawa. Selain rasanya enak, harganya juga cukup terjangkau membuat makanan ringan ini banyak diburu oleh para wisatawan.

Parijoto

parijoto
Instagram by @widimamend

Parijoto merupakan salah satu nama buah yang berasal dari Lereng Gunung Muria. Konon katanya, apabila ada wanita yang hamil mengkonsumsi buah ini, kelak anaknya akan mempunyai paras yang cantik ataupun tampan. Rasanya asam dan agak getir ketika dimakan sehingga cocok dijadikan ruhak atau direbus terlebih dulu. Buah ini sebenarnya mengandung flavonoid dan tanning yang berkhasiat menyembuhkan sariawan dan diare.

Lepet

lepet_kudus
Instagram by @makfoodies

Makanan khas Kudus yang satu ini sering disajikan saat lebaran tiba. Terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan kelapa parut kemudian dibungkus dengan daun kelapa dan diolah dengan cara direbus. Isi dari adonan lepet biasanya adalah kacang tolo, namun sekarang sudah mengalami modifikasi yaitu diisi dengan nangka atau pisang. Lepet dibuat sebagai simbol permintaan maaf, sejalan dengan arti dari lepet yang berasal dari kata lepat atau luput yang artinya kesalahan.

Pecel Pakis Colo

pecel_pak_is_colo
Instagram by @djowo_fedex

Makanan ini juga berasal dari Desa Colo, sama seperti nasi pindang Kerbau. Anda bisa menyantap pecel pakis colo ini setelah berziarah ke makan Sunan Muria. Satu porsi pecel pakis solo berisikan pakis, tauge, kacang panjang, kacang tanah, gula merah, dan cabai keriting.

Sayur Kangkung Santan

sayur_kangkung_santan
Instagram by @ricky_gaga

Sayur kangkung dengan kuah santan yang satu ini biasa dijadikan menu makan siang oleh sebagian warga masyarakat Kudus. Menu tradisional yang berasal dari Kudus ini rasanya sangat lezat dan pas disajikan bersama dengan nasi putih hangat. Daripada anda hanya membayangkan kelezatan rasanya, lebih baik anda mencoba sayur kangkung santan ini secara langsung ketika berada di Kudus.

Kunjungi :  44 Makanan Khas Bali yang Unik dan Menggoda untuk Dicoba

Tahu Kecap

tahu_kecap
Instagram by @yendaniels

Selanjutnya ada makanan khas Kudus dan resepnya yang dikenal dengan nama tahu kecap. Tahu kecap ini mudah sekali untuk dibuat sendiri, jadi anda tidak perlu membelinya di pedagang pedagang yang ada di Kudus. Tahu kecap nikmat disantap bersama dengan nasi hangat dan disajikan menggunakan alas daun pisang.

Kopi Jetak

kopi_jetak
Instagram by @misterwaper

Kopi jetak adalah minuman kopi khas Kudus yang diproduksi oleh masyarakat yang tinggal di Desa Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Perbedaan kopi jetak ini dengan jenis kopi lainnya bisa diliat dari biji kopinya yang digoreng hingga berwarna hitam. Saat digoreng, biji kopi diberi tambahan air kopi agar daya tahannya menjadi lebih lama. Biji kopi jetak saat diolah tidak dicampur dengan biji jagung agar kualitas bubuknya tetap terjaga. Bagi anda pecinta kopi, wajib mencicipi seduhan kopi jetak ini karena aroma dan rasanya sangat kuat.

Wedang Pejuh

wedang_pejuh
Instagram by @petjahpejuh

Wedang pejuh merupakan sajian minuman khas Kudus yang berasal dari singkatan pomelo, jahe, susu kental manis, dan sereh. Cara membuatnya gampang, rebusan air ditambah dengan jahe dan sereh, setelah mendidih tuang dalam gelas dan campur dengan susu kental manis serta bulir jeruk pomelo. Nah, sekarang wedang pejuh siap untuk diminum.

Wedang Coro

wedang_coro
Instagram by @hajirobe

Wedang coro Kudus dibuat dari campuran gula aren, jahe, gaul atau irisan kelapa yang digoreng, merica, sereh, cengkeh, dan tepung beras serta ditambah sedikit garam. Rasa wedang coro khas Kudus manis dengan paduan sedikit rasa pedas dan gurih. Warnanya krem dan teksturnya lebih kental dari bubur. Minuman ini wajib anda coba juga ketika sedang berada di Kudus.

Tahu Telur

tahu_telur
Instagram by @sasmitaedo

Makanan khas Kudus Jateng ini banyak dijajakan di Jalan Sunan Kudus dari batas timur Kali Gelis hingga Alun Alun Kota Kudus Simpang Tujuh. Penyajian tahu telur Kudus mirip dengan tahu gimbal dari Semarang yaitu berisikan potongan tahu yang disajikan bersama lontong ataupun nasi dan ditambah telur dadar serta kecambah. Terakhir tidak lupa dengan siraman bumbu kacang. Tahu telur Kudus lebih terasa bawang putihnya dibandingkan dengan tahu gimbal khas Semarang.

Nasi Jangkrik Daun Jati

nasi_jangkrik
Instagram by @hendykiswanto

Menu makanan yang dijual di sekitaran Masjid Menara Kudus, Jawa tengah ini menggunakan daging kerbau yang empuk serta bumbu jangkrik yang pedas sebagai campurannya. Ditambah lagi dengan aroma daun jati yang digunakan untuk membungkusnya, menambah keunikan kuliner ini. Nasi jangkrik sama sekali tidak memakai jangkrik dalam campuran masakannya. Nama jangkrik hanya digunakan untuk menarik minat pembeli saja agar terdengar unik dan membuat penasaran. Satu porsi nasi jangkrik daun jati dijual dengan harga 15 ribu rupiah saja. Nasi ini juga biasanya disajikan bertepatan dengan tanggal 10 Muharram atau bertepatan dengan tradisi buka luwur masyarakat Kudus.

Itulah ulasan mengenai makanan khas Kudus yang cukup terkenal dan fenomenal baik di kalangan masyarakat lokal Kudus maupun para wisatawan mancanegara. Ulasan ini tentunya menjadi informasi yang sangat berguna disamping ulasan tentang tempat wisata Kudus agar kita lebih mengenal budaya, khususnya kuliner dari daerah sendiri. Nantinya, kita dapat tetap melestarikannya sehingga tidak melulu diklaim oleh wilayah lain. Satu pesan yang harus diingat oleh kita semua bahwa sebagai generasi penerus, kita harus bisa melestarikan dan mencintai warisan nenek moyang kita. Salah satunya dengan terus mencari tahu informasi mengenai makanan khas dari daerah asal kita masing-masing.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */