Surganya Wisata Indonesia

Menengok Wisata Alam Bleduk Kuwu Grobogan Jateng

0
Menengok Wisata Alam Bleduk Kuwu Grobogan Jateng
Nilai Artikel Ini

Bleduk Kuwu Grobogan – Bila Anda sedang berwisata ke sekitar Jateng, Anda boleh mampir ke tempat wisata yang satu ini. Tempat ini merupakan objek wisata Grobogan terbaru, yang mungkin Anda belum pernah dengar sebelumnya. Mungkin Anda menebak – nebak apa objek wisata yang satu ini. Ya, objek wisata yang bisa dibilang baru ini disebut Bleduk Kuwu. Namanya unik memang, dan tidak sering kita dengar sebelumnya, terlebih sebagai suatu objek wisata, khususnya wisata alam.

Sejarah, Lokasi, Legenda dan Harga Tiket Masuk Wisata Bleduk Kuwu Grobogan Jawa Tengah

Objek wisata ini bila Anda perhatikan bisa dikatakan mirip fenomena lumpur lapindo yang sangat terkenal di Sidoarjo. Akan tetapi, bila lapindo merupakan dampak dari proses industri yang gagal, berbeda dengan Bledug Kuwu Mud Volcano Purwodadi Grobogan ini. Lumpur yang satu ini merupakan fenomena alam asli, bahkan sudah ditemukan sejak kerajaan kuno di Indonesia masih berjaya. Luar biasa memang bila berbicara mengenai wisata di Indonesia ini, seakan tidak pernah habis rasanya.

Lokasi Bleduk Kuwu Grobogan

Objek wisata Bleduk Kuwu Grobogan Jawa Tengah ini tepatnya berada di kawasan Desa Kuwu. Desa tersebut masih berada di wilayah Kecamatan Kradenan, salah satu kecamatan di Kabupaten Grobogan. Jaraknya sendiri dari pusat Grobogan ini berada di arah timur laut dengan jarak kurang lebih sekitar 28 km. Untuk menuju kesana, bisa memakan waktu sekitar 30 – 45 menit. Untuk menuju objek ini pula, Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akan tetapi Anda harus membawa kendaraan sendiri sebab kendaraan umum untuk menuju ke tempat ini bisa dikatakan tidak tersedia. Jadi, pastikan kendaraan pribadi Anda siap membawa Anda sampai hingga tujuan ya.

Kunjungi :  Menawannya 29 Tempat Wisata di Kota Manado Sulawesi Utara

Tiket Masuk Bleduk Kuwu

Tiket Masuk Bleduk Kuwu
Instagram by @aizamawar

Untuk biaya masuk ke objek wisata Bleduk Kuwu ini, biayanya bisa dibilang sangat murah. Biaya untuk bisa menikmati keindahan letupan lumpur ini hanya 2.000 rupiah saja per orang. Tentu harga tersebut murah sekali untuk sekelas sebuah objek wisata. Namun hal tersebut bisa dimaklumi saja karena untuk fasilitas sendiri, tempat ini bisa dibilang kurang untuk sebuah objek wisata. Akan tetapi hal tersebut bukanlah tanpa alasan. Sebab, pengunjung yang datang dan menikmati Bleduk Kuwu ini bisa dibilang hanya menghabiskan waktu tidak begitu lama. Hanya melihat beberapa kali letupan sambil selfie atau mengambil gambar lainnya, lalu setelah itu pulang atau berkunjung ke objek wisata lainnya di Grobogan seperti Waduk Kedung Ombo, yang sudah jauh lebih terkenal.

Sejarah Bleduk Kuwu Grobogan Jateng

Sejarah Bleduk Kuwu Grobogan Jateng
Instagram by @wied_anom

Sebenarnya asal usul Bleduk Kuwu Grobogan ini bisa dikatakan cukup melegenda di kalangan masyarakat Grobogan. Bleduk Kuwu sendiri sebenarnya sudah ada sejak jaman Kerajaan Mataran Kuno, sekitar tahun 700-an masehi. Sudah lama sekali bila dilihat dari keberadaannya. Akan tetapi, sebagai objek wisata, tempat ini masih bisa dibilang baru. Meskipun objek ini sebenarnya sudah sangat lama, akan tetapi kesadaran masyarakat dan pemerintah bahwa tempat ini bisa menjadi objek wisata baru datang akhir – akhir ini. Oleh karena itu, objek wisata ini bisa dikatakan terlambat dalam promosinya.

Nama Bleduk Kuwu di Kabupaten Grobogan ini sebenarnya muncul karena bentuknya yang berupa kawah lumpur yang terus menyembur ini, yang dalam Bahasa Jawa disebut “bleduk” atau bisa juga “mbleduk” yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah membludak atau menyembur ke luar. Sedangkan kata “Kuwu” sendiri berasal dari daerah tempat ini sendiri yaitu Desa Kuwu. Oleh karena itu, tempat ini dikenal dengan sebutan Bleduk Kuwu.

Kunjungi :  Alamat, Fasilitas dan Harga Sewa Hotel Bukit Daun Kediri Jatim

Legenda Bleduk Kuwu Grobogan

Legenda Bleduk Kuwu Grobogan
Instagram by @puji_cungkring12

Selain kuat akan sejarahnya, tidak ada salahnya bila Anda mengetahui tentang legenda Bleduk Kuwu di Grobogan. Masyarakat sekitar percaya bahwa tempat ini menjadi legenda tersendiri dan menyimpan berbagai mitos. Tentang cerita ini, Anda boleh percaya boleh tidak. Menurut cerita masyarakat terdahulu, mereka percaya bahwa lubang keluar lumpur ini terhubung dengan Pantai Selatan Jawa atau Laut Selatan / Samudera Hindia.

Menurut kepercayaan mereka, lubang tersebut adalah jalan bagi Joko Linglung, orang sakti pada waktu itu. Lubang tersebut digunakan Joko Linglung untuk bepergian ke Laut Selatan. Lubang itu pun ada karena Joko Linglung yang bisa menjelma menjadi naga menembus bumi untuk bepergian menyeberangi Pulau Jawa ini.

Cerita Bleduk Kuwu Grobogan Regency tersebut dipercaya sebagian masyarakat karena lumpur yang menyembur dari kawah ini mengandung garam di dalamnya. Oleh karena itu, hingga saat ini masyarakat memanfaatkan air lumpur yang keluar dari Bleduk Kuwu ini untuk mengolahnya menjadi garam secara tradisional. Mereka menampung air yang keluar dan menyimpannya dengan menggunakan batang bambu, kemudian diproses hingga menjadi garam, yaitu dengan cara dikeringkan secara alami. Akan tetapi, garam yang dimaksud disini bukanlah garam dapur, melainkan garam bleng, yang biasa digunakan sebagai bahan campuran untuk pembuatan kerupuk puli, atau warga sekitar menyebutnya dengan kerupuk karak.

Oleh karena itu, tidak heran memang jika Anda datang ke Bledug Kuwu ini, Anda akan melihat hamparan ladang garam di sekitarnya. Jadi, mungkin Anda akan heran dan berpikir darimana datangnya air garam ini, bila Anda tidak mengetahui legenda tempat ini. Akan tetapi, semua itu sebenarnya bisa dibuktikan secara ilmiah, tidak melulu tentang mitos yang kebenarannya bisa saja benar, bisa saja tidak. Akan tetapi semua tergantung pada Anda, apakah Anda akan percaya atau tidak.

Kunjungi :  30 Tempat Wisata Kuliner di Jakarta dan Sekitarnya yang Enak

Wisata di Bleduk Kuwu

Legenda Wisata Bleduk Kuwu Grobogan Jawa Tengah
Instagram by @didada.edhar

Di objek wisata Bleduk Kuwu Grobogan Regency Central Java ini, Anda memang tidak bisa bermain lumpur disini. Selama berwisata di objek ini, Anda hanya boleh menikmati keindahan letupan lumpur ini dari kejauhan. Maklum saja, sebab semburan dari kawah ini tinggihnya bisa mencapai 2 m. Oleh karena itu, Anda harus sangat berhati – hati bila sedang menikmati indahnya panorama letupan lumpur alam ini.

Selama berada di Bleduk Kuwu, Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa menikmati letupan lumpur yang mempesona ini. Anda boleh percaya, sebenarnya letupan lumpur ini bisa dikatakan ada secara berkala. Rentang waktunya pun tidak terlalu lama, hanya sekitar 2 – 3 menit saja. Cukup cepat bukan? Akan tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah di sana, suasanya sangat panas, terlebih bila cuacanya sangat terang, dan Anda datang di siang hari. Bisa dibilang Anda harus memakai penutup kepala agar tidak kepanasan dan tetap bisa menikmati objek wisata alam yang satu ini.

Bagaimana? Seru juga kan tempat yang satu ini. Dimana lagi Anda bisa melihat letupan lumpur alami seperti Bleduk Kuwu ini. Apalagi tempat ini sangat melegenda di kalangan masyarakat sekitar. Bila Anda penasaran tentang objek wisata yang satu ini, pastikan Anda meluangkan waktu liburan Anda hanya untuk sekedar mampir dan melihat bagaimana luar biasanya tempat wisata yang satu ini. Jika Anda mampir, jangan lupa abadikan momen wisata Anda ya. Selamat berlibur !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

/* */